Leher Rahim
Profesor Erik Odeblad

"Leher rahim adalah organ tubuh sangat tepat dan amat rumit seperti halnya mata kita."

   

Updated Tuesday, 02-May-2006 11:49:52 CDT 
Ó Ovulation Method Research and Reference Centre of Australia

 
Pemetaan yang dilakukan secara teliti terhadap dinding leher rahim dari seorang perawan berusia 20 tahun
(dilaporkan oleh Profesor Emeritus Erik Odeblad, Departemen Biofisik Kesehatan, Universitas Umeå, S-90187, Umeå, Swedia)
Leher rahim terletak pada bagian bawah rahim dan membantu jalannya sperma dari vagina menuju rahim.

Gambar ini menunjukkan jenis rongga pada dinding leher rahim yang mengeluarkan jenis lendir tertentu:

Lendir-lendir ini membentuk gejala simptomatis yang menunjukkan pola subur dan tidak subur yang menjadi dasar Metode Ovulasi Billings.

Lendir L 

- menghancurkan sperma bermutu rendah dan membentuk jaringan untuk mendukung lendir S dan P. Lendir ini menyebabkan rasa basah serta lengket pada vulva.

Lendir G 

- suatu lendir gestagenic yang sangat pekat tak dapat ditembus, terbentuk di bagian bawah leher rahim. Lendir ini menghalangi sperma masuk ke dalam cervix dan merupakan bagian dari sistem kekebalan yang melindungi sistem reproduktif wanita dari bahaya infeksi.

Lendir F 

- berasal dari sel-sel yang tersebar di sepanjang leher rahim dan belum diketahui fungsi khususnya.

Butir-butir Z

- enzim dalam butir-butir Z  bergabung dengan lendir P untuk menghasilkan sifat cair.

Gambar seorang seniman tentang cairan lendir
(Pengarang sangat berterima kasih kepada Jane Mooney atas karya seninya yang asli)

Lendir S

- membentuk helai-helai benang yang menjadi saluran transportasi ("tempat berenang") bagi sel-sel sperma. Lendir ini  menimbulkan rasa basah serta licin pada vulva.

Lendir P

- ada beberapa sub-jenis lendir ini. Yang paling menunjukkan kesuburan adalah P2 dan P6. Lendir P2 dapat muncul pada awal masa subur, kemungkinan mempunyai peran mencairkan lendir G. Lendir P6 kebanyakan didapati pada bagian atas leher rahim (cervix), dan muncul menjelang hari Puncak Kesuburan serta mempunyai manfaat membantu perjalanan sperma serta menimbulkan rasa sangat basah dan licin pada vulva.

  Daftar Pustaka

Odeblad, Erik, "The Discovery of Different Types of Cervical Mucus and the Billings Ovulation Method", Bulletin of the Natural Family Planning Council of Victoria, Vol 21, No. 3, September 1994.

Billings, Evelyn L. and Billings, John J., Teaching the Billings Ovulation Method, Part 2, Variations of the Cycle and Reproductive Health, Ovulation Method Research and Reference Centre of Australia, Melbourne, 1997.

Billings, Evelyn and Westmore, Ann, The Billings Method, Ann O'Donovan Pty. Ltd., Melbourne, 1997.